Memaksimalkan Umur Ban


kembali ke atas
Mengapa Kita Harus Melakukan Pengecekan Tekanan Ban Secara Rutin?

Tekanan ban akan secara alami berkurang seiring berjalannya waktu.
Ban baru akan berkurang 70 kPa (0.7 kgf/cm2) dalam satu bulan.

Pentingnya Pemeriksaan Rutin
Tekanan Ban

Bahaya Ban Tekanan Rendah
Keausan Bantalan Samping yang Tidak Normal Pada Kedua Sisi
Cacat Dinding Samping (Kawat Baja Lepas dari Karet)
Dinding Samping Mudah Rusak
Peningkatan Konsumsi Bahan Bakar
Bahaya Ban Tekanan Tinggi
1. Kerusakan Ban
  • • Berkurangnya kapasitas penyangga dan resistensi goncangan yang berakibat pada rusaknya kawat baja atau ban bocor
  • • Area kontak lebih kecil antara ban dan permukaan yang berakibat pada lebih cepat aus, terutama di bagian tengah, sehingga memperpendek umur ban
  • • meningkatnya selip
2. Kerusakan Jalan
  • • Tekanan angin yang tinggi tanpa muatan berlebih akan merusak jalan karena efek gaya dan gesekan.
3. Kerusakan Pelek
  • • Tekanan angin yang tinggi menyebabkan getaran yang lebih besar yang mengakibatkan kerusakan pada pelek
4. Kerusakan Komponen Kendaraan
  • • Tekanan angin yang tinggi meningkatkan getaran dan kerusakan kompenen kendaraan, sementara ban dengan tekanan yang sesuai mempunyai kapasitas penyangga yang lebih baik.
Saat tekanan ban berada pada 10kg/cm², umur ban bisa lebih lama, yakni sekitar 40%
kembali ke atas
Tujuan Rotasi Ban
  • 1. Kerusakan shoulder dan bead perlu diperhatikan ketika mengangkut muatan berat. rotasi ban yang sesuai bisa memperpanjang umur ban.
  • 2. Aus sebagian pada posisi tetap

Metode Putaran Ban

1. Rotasi Pertama: melakukan rotasi 2-3 kali sampai ban aus sepenuhnya
2. Rotasi Kedua: jika memungkinkan, rotasi ban antara as yang berbeda untuk hasil yang lebih baik
Ketika menggunakan ban ganda, ban bagian dalam biasanya mendapat beban yang lebih berat dan menyerap lebih banyak panas dari drum rem.
Poin Penting dari Rotasi Ban
  • 1. Ubah arah putaran
  • 2. Putar antara roda depan, roda gandengan, dan as kemudi
  • 3. Frekuensi rotasi roda harus lebih tinggi selama awal pemakaian (Effects of Tire Rotation)
Efek dari Putaran Ban
  • 1. Contoh dari Standar Pengemudi Truk Jarak Jauh

Seorang pengemudi menggunakan tiga kendaraan uji untuk melakukan putaran ban pada saat pemakaian, yang masing-masing mempunyai laju 20%, 40%, dan 60%. Setelah menganalisis hasilnya, disimpulkan bahwa pendekatan rotasi optimal harus bermuatan/beban antara 100-130% dengan kecepatan 80km/jam.

     Total Umur * Biaya/km
Posisi Optimal 122 84
Posisi Sesuai 100 100

*Termasuk umur ban yang panjang dan biaya untuk rotasi 2 ban

2. Contoh Beban Berlebih

Beban 180-320% 40-50km/jam (umur ban sebenarnya sebelum rusak)

 
Umur Ban Sebenarnya
Tingkat Keausan
Indeks Umur Ban
Posisi Putaran
49,700km
82%
260%
Posisi Sesuai
19,100km
37%
100%
kembali ke atas

1Tekanan Angin Ban

2Suhu

3Kecepatan rata-rata

4Berat Kendaraan

5Posisi Roda Gandengan

6Kondisi Jalan

kembali ke atas
Ban vulkanisir secara garis besar mengacu kepada vulkanisir ban bagian telapak ban.

Untuk kebanyakan pengemudi, ban vulkanisir lebih hemat biaya!
Seberapa banyak uang yang bisa Anda hemat?
Mari kita lakukan beberapa perhitungan.

Sebagai contoh: 12R22.5 16PR PAL525
Indeks Harga Ban Baru 100
Indeks Harga Ban Vulkanisir 60*
Indeks Harga Jual casing ban 10*
Indeks Umur dan Jarak Tempuh Ban Baru 100
*Indeks harga hanya disediakan seperti contoh
Untuk perhitungan yang akurat, mohon gunakan angka yang sebenarnya.
Aturan Standar

* Indeks Biaya Vulkanisir = Indeks Harga Vulkanisir – Indeks Harga Jual Casing Ban = 60 – 10 = 50
* di bawah kondisi normal, ban vulkanisir Giti bisa mencapai 80% jarak tempuh ban baru.
Indeks Umur dan jarak Tempuh Ban Vulkanisir = Indeks Umur dan Jarak Tempuh Ban x 80% = 80

Kesimpulan: ban vulkanisir bisa memaksimalkan umur ban dan mengurangi biaya operasional.

PT. Gajah Tunggal Tbk - Wisma Hayam Wuruk Lt. 10, Jl. Hayam Wuruk No. 8, Indonesia 10120. Tel: +62-21-3459302, 3459432, Fax: +62-21-3804908

© Copyright 2017 Giti | Legal Terms | Privacy Policy | Site Map | Gajah Tunggal